Inilah Sejarah Tari Kecak Bali Beserta Asal-usulnya Lengkap

Mengenal sejarah tari kecak di Bali – Indonesia memang salah satu Negara yang memiliki keanekaragaman suku dan budaya yang beraneka ragam. Sehingga tak heran jika menarik minat turis mancanegara untuk belajar jauh dalam tentang budaya di Indonesia. Salah satu destinasi yang menyedot antusiasme para turis mancanegara ialah Pulau Dewata atau Pulau Bali.

Bali memang bukan menjadi salah satu destinasi utama para pelancong untuk menghabiskan waktu pekan atau belajar tentang dalamnya suku dan budaya Bali.

Namun, sekarang semakin banyak destinasi tempat wisata di penjuru Indonesia yang akan mengajak kalian lebih akrab dan hangat dengan Indonesia.

Kembali lagi pada Bali, siapa sih yang tidak kenal dengan Pulau Dewata yang selalu menjadi primadona ini? Bali memang memiliki banyak cerita. Salah satunya yang akan kita bahas di sini ialah tentang sejarah tari kecak. Berbicara tentang tari kecak tentu kita akan mengenal juga dimana tempat biasanya kita temukan tontonan tarian tersebut. Ya, tentunya di Bali.

Para turis asing sangat banyak yang membutuhkan referensi tentang Sejarah tari kecak lengkap. Sehingga mereka bisa menyaksikan alur cerita sejarah tari kecak bali saat pertunjukan dengan nyaman.

Bagi beberapa tempat yang menyediakan suguhan tari kecak bali, mereka akan membagikan leflet yang berisi tentang cerita sejarah tari kecak dari bali. Tapi kali ini secara digital kami akan memberikan pustaka bagaimana sejarang tari kecak lengkap.

Sejarah Tari Kecak Bali Lengkap

sejarah tari kecak

Tari kecak sangat terkenal sebagai hiburan tarian tradisional yang berasal dari Bali. Bagi kalian yang berlibur ke Bali dapat menyaksikan pertunjukkan tarian tradisional tersebut. Namun, apakah kalian mengetahui sejarah tari kecak tersebut?

Tari kecak ternyata memiliki makna yang mendalam dang memiliki hubungan dengan nilai keindahan, nilai religious, dan memiliki makna pesan moral yang dalam.

Menurut cerita tari kecak atau biasa disebut dengan tari cak dalam bahasa Bali ‘cak’ adalah ‘api’ beberapa turis mancanegara mengenalnya dengan ‘fire dance’ atau ‘tarian api’. Tari kecak bali adalah sebuah pertunjukkan masal yang bernuansa sendratari atau Seni, Drama, dan Tari.

Semua peran dalam sendratari tari kecak menggambarkan seni peran dari lakon pewayangan. Dimana kalian bisa melihat peran Rama dan Sinta. Sangat keliru jika tari kecak ini dihubungkan dengan ritual umat hindu. Sebab, tarian ini tidak dikhususkan dalam ritual agama hindu.

Ditulis dalam sejarah tari kecak bali diciptakan oleh Wayan Limbak dan Walter Spies yaitu seorang pelukis dari Jerman pada tahun 1930. Menurut cerita juga bahwa tari kecak berasal dari ritual sanghyang.

Ritual sanghyang dimana para penarinya pada kondisi tidak sadar, ada yang beranggapan bahwa mereka sedang berkomunikasi dengan Tuhan atau para leluhur dan menyampaikan semua harapan leluhur pada semua masyarakat Bali.

Sejarah Tari Kecak Sebagai Hiburan Masyarakat

sejarah tari kecak

Tari kecak atau ‘fire dance’ merupakan tarian pertunjukkan hiburan masal yang menggambarkan seni peran dan tidak diiringi oleh alat music. Tarian ini diiringi paduan suara kelompok penari yang jumlahnya hingga 70 orang. Para penari tersebut berbaris melingkar memakai busana kain penutup kotak-kotak khas kain bali seperti papan catur.

Tari kecak merupakan tarian yang sangat sacral. Dimana pada beberapa sceane tarian tersebut menunjukkan para penarinya seperti layaknya terbakar api, namun mereka memiliki kekebalan seolah tidak terbakar. Tarian ini di anggap sacral juga dijadikan sebagai pertunjukkan untuk upacara keagamaan.

Penari biasanya kemasukan roh dan bisa berkomunikasi dengan para dewa atau para leluhur yang telah disucikan. Penari tersebut dijadikan sebagai media untuk menyampaikan keinginannya.

Saat kerasukan, para penari juga akan melakukan tindakan yang di luar dugaan, seperti melakukan gerakan berbahaya atau mengeluarkan suara yang mereka tidak pernah keluarkan sebelumnya.

Asal Mula Sejarah Tari Kecak Bali

Tari kecak pertama kali dicetuskan oleh Wayan Limbak. Ia mencetuskan istilah tari kecak pada tahun 1930. Kemudian wayan mempopulerkan tarian kecak hingga ke ranah mancanegara dibantu oleh Walter Spies yang berprofesi sebagai seorang pelukis berasal dari jerman.

Mengapa dinamakan ‘kecak’? sebab, para penari laki-laki yang menarikan tarian kecak ini meneriakan kata-kata ‘cak’ ‘cak’ ‘cak’. Dari situlah nama tarian ‘kecak’ tercipta.

Selain dari bunyi suara para penari yang meneriakan ‘cak’ ‘cak’ ‘cak’alunan musik Tari Kecak juga berasal dari suara kincringan yang diikatkan pada kaki penari pemeran tokoh-tokoh pewayanagn Ramayana. Di dalam barisan lingkaran yang mereka buat para penari yang beraksi.

Mereka memainkan tarian dari cerita pewayanagn ramanya. Dimana, Ramayana sedang berusaha menyelamatkan Shinta dari tangan jahat Rahwana. Saat pertunjukkan para pemain sendratari tari kecak juga sering melibatkan penonton berinteraksi mengikuti aksi sendratari tersebut.

Isi Pesan Moral Tari Kecak dari Bali

sejarah tari kecak

Setiap karya seni tentunya memiliki pesan moral di balik pertunjukkannya. Hal tersebut juga dapat kalian jumpai pada pertujukkan sendratari tari kecak bali. Selain tentang sejarah tari kecak bali, kalian juga harus mengetahui apa saja isi pesan moral dari tari kecak bali. Berikut beberapa isi pesan moral dari penampilan sendratari tersebut;

1. Memiliki Nilai Estetika Seni yang Tinggi

Walaupun tanpa music pengiring seperti gamelan, pertunjukkkan sendratari tari kecak bali tetap memukau penonton. Sendratari tersebut tetap memiliki estetika seni yang terlihat indah dan kompak. Gerakan yang dibuat para penarinya tetap seirama.

Hal inilah yang menjadi poin utama para turis datang berkunjung ke bali dan menyaksikan pertunjukkan tersebut. Para turis yang datang mengaku rasanya seperti ada yang kurang kalau ke Bali nggak nonton Tari Kecak.

2. Belajar Mengandalkan Kekuatan Pemilik Semesta

Pada adegan dimana Rama meminta pertolongan pada Dewa, menunjukkan bahwa Rama memercayai kekuatan Pemilik Semesta untuk menolong dirinya.

Bukah hanya itu juga, Tari Kecak juga dipercaya sebagai salah satu ritual untuk memanggil dewi yang dapat mengusir penyakit dan melindungi warga dan kekuatan jahat. Dewi yang biasanya dipanggil dalam ritual tersebut ialah Dewi Suprabha atau Tilotama.

3. Tari Kecak Memiliki Pesan Moral yang Banyak

Cerita sendratari tari kecak memang memiliki cerita yang dalam dan memiliki pesan moral yang banyak untuk para penontonnya. Salah satunya ialah moral yang bisa kalian dapat ialah kesetiaan Shinta pada suaminya Rama.

Juga bagian cerita Burung Garuda yang rela mengorbankan sayapnya demi menyelamatkan Shinta dari cengkeraman Rahwana. Dari cerita tersebut, kita juga diajarkan agar tidak memiliki sifat buruk seperti Rahwana yang serakah dan suka mengambil milik orang lain dengan cara memaksa.

Nah, itulah sedikit ulasan tentang sejarah tari kecak dan beberapa moral dalam cerita tari kecak. Tepatnya pada tahun 2018 ini tari kecak bali mendapatkan pernghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia karena berhasil membuat pertunjukkan tari kecak di pantai berawa dengan jumlah penari mencapai 5555 orang.

Dimana melibatkan para siswa dari kabupaten Badung, Bali. Sebagai warga Negara kita harus mendukung,menjaga, serta melestarikan kebudayaan ini. Sebab, Tari Kecak adalah tarian unik satu-satunya yang ada di Indonesia.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *